Minggu, 12 November 2017

MIMPI? "Harus terwujud atau Itu sih cuma Mimpi"

---PROLOG---
Mimpi? menurut kamu: "Harus Terwujud atau Itu sih cuma Mimpi?"

Hallo perkenalkan aku Mimpi. Mimpi yang kadang jadi angan, kadang jadi ambisi atau ditanam agar terjadi. Penafsiranku tak pasti, hari ini aku A sehari kemudian aku jadi B, kemudian C, hingga kemudian menjadi "jalani saja hidup ini". Tapi, coba bayangkan jika aku terjadi, bayangkan jika kehidupan kamu saat ini sesuatu yang kamu sebut pencapaian mimpi. "Bukankah kamu bahagia? lalu kenapa membiarkan ku pergi...."

Usia 20-30 tahun, semua manusia memiliki gejolak yang sama. Pernah beberapa kali bercerita hingga berakhir dengan kata "mungkin begini kali ya gejolak hidup di umur segini" Gejolak pekerjaan, kemapanan, perjodohan, kekeluargaan atau mungkin ada lainnya lagi. Kasatnya usia 25an setiap individu memutuskan tentang mimpi. "Rubah, Biarkan pergi atau WUJUDKAN!"

RUBAH
Orang tua muda pasti merasakan ini. Ketika Allah SWT meridhai ia berjodoh lebih cepat dengan kekasih hati dibanding yang lain, ada gejolak yang harus diluruhkan seperti mimpi pribadi harus dirubah menjadi mimpi keluarga. Waktu muda pengen jadi A belom kesampaian dan kini jadi B berupaya untuk mencapai mimpi dalam berkeluarga bahagia. 
Walau pada akhirnya semua akan melakukan fase ini, tapi bolehlah yang belum berjodoh jangan terlalu meratapi nasib dalam kesendirian ini dan mari WUJUDKAN MIMPI. Mungkin ini salah satu alasan Allah SWT membiarkanmu sendiri, kamu bisa memanfaatkan waktu untuk mencapai MIMPIMU. 
"Bukankah semua rencana Allah SWT selalu baik untuk hambanya?"

BIARKAN PERGI 
"Jika aku adalah mimpi. tak mengapa jika kau membiarkan ku pergi saat ini. Tapi simaklah ceritaku, jika aku tercapai dikemudian hari nanti. Bukan..bukan untuk membuatmu menyesal. aku hanya ingin memberi motivasi.  jika kau punya waktu luang suatu hari nanti mungkin kau bisa mengejarku lagi, jika kau punya anak cucu pastikan mereka mencapaiku nanti"

WUJUDKAN! 
Aku bertanya pada diriku saat ini "Apa tujuanku saat ini"
Mengejar karir?
"aku rasa tidak demikian, memang aku ingin bekerja, menghasilkan, dan membuat orang disekitarku bahagia. Tapi untuk mengejar terlalu tinggi aku rasa itu nanti..."
Berjodoh?
"Mungkin, Hal yang wajar jika orang sekitar bertanya tentang menikah. Sejujurnya itu bukan hal yang mengganggu, aku mengerti mungkin itu hanya candaan, ucapan spontan atau kebiasaan. Tapi itu pun ada baiknya, membuatku berpikir tentang kemana tujuanku, sekedar memecah kapasitasku menjadi manusia bukan hanya untuk dunia tapi juga akhirat nanti. Tapi sejauh ini aku menikmati hari-hariku...

Lagi-lagi benar, usia mimpi berdekatan dengan perjodohan.
Aku ingin berjodoh tapi belum memiliki pasangan, masa pencarian, baper dan bisa jadi salah pilihan.. sedih berkelanjutan.
Aku terlalu menikmati anganku untuk membahagiakan diriku karena menutupi kesendirian, terlalu menikmati hidup, mencapai yang ingin dicapai dan menghindar dari segala macam ancaman.
"DILEMA"

Hidup tidak ada yang benar pun juga salah. Semua mungkin tergantung bagaimana kita memahaminya. Membuat pencapaian saat ini sampai batas apa, sedih seperti apa atau menghindar sejauh mana.

jika kamu belum berjodoh hari ini, jika kamu merasa sudah terlalu giat bekerja bahkan sedang dalam titik jenuh. Ingin berlabuh tapi belum dijumpai pelabuhan hati. Coba tanyakan pada dirimu, kali saja ada MIMPIMU disana yang sedang menanti kamu temukan dibalik kelelahanmu. Gunakan kesempatan yang diberikan Allah SWT untukmu, berhentilah mengkhawatirkan segalanya. Kau harus YAQIN DAN PERCAYA KAMU PASTI BISA ALLAH SWT SELALU BERSAMA.

Temukan MIMPIMU mungkin itulah dirimu yang sesungguhnya
Jadilah dirimu dan KAMU akan menemukan DIA  dalam ruang yang sama

*Hy! tulisan ini hanyalah perkenalan dan berdasar pengalaman pribadi saja. Bukan melalui penelitian atau tinjauan buku ternama. Jika bermanfaat aku sangat bahagia, tapi jika tak sependapat aku mohon maaf dan terimakasih sudah membaca ^^
Terwujudnya mimpi akan aku bahas ditulisan selanjutnya yaa... 



salam

Yun Ningsih





Tidak ada komentar:

Posting Komentar